Cara Kreatif Anak-Anak Muda Muslim, Melakukan Syiar Islam

Anak-anak muda Muslim berdakwah lewat film-film singkat yang dibuatnya, untuk meluruskan pandangan publik yang salah tentang Islam. Mereka menyebarluaskan film-film pendek mereka yang bercerita tentang Islam, melalui blog-blog pribadi atau melalui situs YouTube.

Anak-anak muda Muslim ini membuat rekaman video-video itu, karena merasa tidak nyaman melihat Muslim lainnya yang berusaha meluruskan konsepsi dan stereotipe yang dilekatkan pada umat Islam, dengan cara yang defensif. “Saya pikir, kalau mereka menggunakan pendekatan yang defensif, mereka tidak akan bisa berbicara tentang apa saja kecuali hal-hal yang tidak disukai banyak orang, ” kata Ali Ardekani pada The New York Times, edisi Kamis (8/5).

Dalam blognya, Ardekani memerankan dirinya sebagai tokoh “Baba Ali” yang menyampaikan pesan-pesan relijius dengan menganalisa dan kadang menyindir gaya hidup Muslim di Amerika.

Ardekani, 33, yang berprofesi sebagai web disainer sudah memproduksi sekitar 30 rekaman video, salah satunya berjudul “Muslim While Flying.” Rekaman video ini menceritakan bagaimana Muslim diperlakukan oleh petugas bandara, dan ceritanya disampaikan Ardekani dengan gaya yang kocak. Lewat video itu, Ardekani memenangkan hadiah sebesar 5.000 dollar. Read more »

Menhut Gandeng Pondok Pesantren Lakukan Penghijauan

Menteri Kehutanan (Menhut), M.S. Kaban, menyatakan bahwa penghijauan terhadap hutan dan lingkungan yang dirusak oleh orang tidak bertanggung jawab harus melibatkan semua pihak, termasuk menggandeng kalangan pondok pesantren.

“Kita harus mengoptimalkan yang ada termasuk pondok pesantren. Kita secara bersama-sama menanam pohon, sehingga bisa mencegah dampak yang lebih luas seperti banjir maupun pemanasan global,” katanya dalam penanaman sejuta pohon (Gontor go Green) di Kampus Intitute Study Islam Darussalam (ISID) Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo, Jumat.

Menurut dia, pondok pesantren Gontor merupakan pondok yang memiliki jaringan cukup kuat diseluruh Indonesia. Adanya kerja sama dengan salah satu pondok terbesar di Indonesia ini, proses penghijauan terhadap hutan maupun lingkungan yang rusak bisa secepatnya dilakukan. Read more »

DARI MUSHOLLA MENUJU HUTAN RIMBA

Jati Sumarto Putro
Green Forest Community

Jangan pernah meremehkan hal - hal yang kecil! Sesuatu yang besar berawal dari hal yang kecil. hal - hal kecil bisa mendatangkan kemenangan besar dan sebaliknya bisa pula mendatangkan kerugian yang besar. Bayangkan seorang atlit panahan yang ternyata meleset beberapa derajad saja dari arah bidikannya, anak panah tentu akan melenceng jauh dari sasaran. Bayangkan pula ketika seorang pelari yang hanya terlambat sepersekian detik dari lawannya, tentu ia tidak akan bisa jadi juara. Atau ketika kita mencoba menyelami sisi biologis manusia mungkin kita tidak pernah menyangka sebelumnya bahwa mitokondria yang ukurannya hanya beberapa mikron adalah “the power house of cell” yang memungkinkan setiap sel manusia bisa berfungsi menunjang jaringan, organ, sistem organ sampai menjadi bentuk manusia seperti sekarang ini.

Secara alamiah sebenarnya banyak contoh sudah Allah SWT tunjukkan kepada manusia bahwa betapa sesuatu yang kecil sangat berpengaruh pada hal-hal yang besar. Sehingga tidak berlebihan ketika saya mengatakan bahwa ketika Anda punya sebuah mimpi besar maka mulailah melakukan dari hal terkecil ketika Anda bangun. Langkah kecil adalah misi dari sebuah visi yang besar. Read more »

KEHUTANAN SYARIAH versus KAPITALISME KEHUTANAN

Oleh : Arizia Dwi Handoko (E40)

Allah SWT telah menganugerahkan sumberdaya hutan yang mempunyai fungsi strategis bagi kelangsungan hidup rakyat Indonesia. Hutan memiliki fungsi ekologis yang dapat mengatur sistem hidrologi, iklim mikro atau kesuburan tanah. Hutan juga memilki fungsi sosio-ekonomis karena dapat memberikan kontribusi pendapatan negara serta bagian dari budaya masyarakat adat yang tinggal di sekitar hutan. Oleh karena itu, ’emas hijau’ yang luasnya tinggal 133.694.685, 18 ha (Statistik Kehutanan Indonesia, 2006) harus dikelola di atas prinsip keadilan untuk mewujudkan kesejahteraan lahir batin bagi segenap komponen bangsa.

Islam sebagai agama rahmatan lil ’alamin yang diturunkan Allah ke bumi untuk dijadikan syariah (peraturan) bagi umat manusia. Sehingga wajib bagi setiap muslim dalam beramal harus berdasarkan syariah islam, sebagaimana yang difirmankan Allah dalam Surah Al-Maidah ayat 48 yang artinya, ”Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan syariah (aturan) dan jalan yang terang”. Penggunaan kata syariah dalam Alquran terdapat juga dalam Surah Al-Jasiyah ayat 18 yang artinya, ”Kemudian kami jadikan kamu berada di atas suatu syariat (peraturan) dari urusan (agama) itu, maka ikutilah syariat itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang-orang yang tidak mengetahui”. Ada tujuh kata yang seakar dengan dengan syariah yang terdapat dalam Alquran. Semuanya itu berarti aturan hidup, pedoman hidup, dan jalan yang harus diikuti untuk kebahagian hidup. Read more »

Cinta kita cinta yang sehat

Ada kisah menarik tentang Fathimah dan Ali, dua remaja yang tumbuh di bawah asuhan kenabian. Kisah itu berbentuk sebuah dialog. “Suamiku…,” kata Fathimah, “Sebelum menikah denganmu, aku pernah sangat menyukai seorang laki-laki dan aku sangat ingin menikah dengannya”. Berubah rona wajah Ali mendengar kalimat ini. Cemburu, marah, penasaran campur aduk jadi satu. Tapi tetap dengan kelembutan dan perasaannya yang halus dia berkata, “Apakah engkau menyesal menikah denganku?” Fathimah tersenum geli melihat ekspresi sang suami. “Tidak”, ucapnya pelan. “Karena lelaki itu adalah…, engkau.”

Ehm, ehm, jangan membayang-bayangkan jadi Fathimah dan Ali dulu ya! Cinta, boleh jadi ada. Tapi Fathimah tahu kapan saatnya mengungkapkan agar ianya tak menjadi penyakit di hati masing-masing. Bandingkan jika kau ungkap cintamu sekarang, tapi Allah tak hendak menikahkanmu dengannya. Bukankah hanya sakit yang kau rasa? Bukankah ia merusak kesucian jiwa? Read more »

Harapan dan Doa YangTak Pernah Putus, Membuat Warga Ghaza Bertahan

Lebih dari satu setengah juta warga Ghaza mencoba bertahan dan menyesuaikan diri hidup tanpa listrik dan makin menipisnya kebutuhan sehari-hari seperti air bersih dan makanan. Namun himpitan dan penderitaan yang mereka alami, tidak menggoyahkan keimanan dan keyakinan mereka bahwa Allah swt akan selalu melindungi dan mengulurkan tanganNya.Tak ada lagi yang bisa dilakukan warga Ghaza menghadapi kekejaman dan blokade ekonomi tanpa ampun yang dilakukan rejim Zionis Israel yang sudah berlangsung selama empat hari ini. Hanya harapan yang kini tersisa di hati mereka dan doa yang senantiasa dipanjatkan.

Di malam hari, warga Ghaza yang menghabiskan malamnya di masjid-masjid, berdoa agar Allah swt segera mengakhiri penderitaan mereka, melindungi para janda-janda tua, anak-anak dan para pasien yang kini dalam kondisi sekarat akibat blokade rejim Zionis.

“Ya, Allah yang Maha Besar, kami sudah tidak mampu lagi berkata-kata dan nafas kami terasa sesak untuk mengungkapkan semua kepedihan ini. Namun Engkau yang Maha Tahu penderitaan kami ini, “

“Allah-lah penolong kami. Saya yakin Allah tidak akan membiarkan kami bersedih menghadapi situasi yang berat ini.” Read more »

Peduli Pemanasan Global, Masjid di Inggris Nyatakan “Bebas Karbon”

Sebuah masjid di South Woodford, sebelah timur laut kota London menyatakan diri sebagai tempat ibadah pertama yang bebas zat karbon. Masjid ini mengurangi pemakaian gas dan listrik dan menggantikannya dengan penanaman pohon-pohon.Organisasi sosial Tolerance Internasional telah melakukan kalkulasi atas emisi karbon masjid tersebut, untuk membantu seberapa besar pengurangan energi yang harus dilakukan Masjid South Woodford.

Ketua masjid Dr. Muhammad Fahim mengatakan, ajaran Islam mewajibkan umatnya untuk menjaga kelestarian lingkungan tempat mereka hidup. “Kita tidak bisa hanya memanfaatkannya, tanpa menjaga dan melindungi alam, ” ujarnya.

“Ketika pohon-pohon memberikan memberikan buah, buah itu bukan untuk pohon itu sendiri tapi juga untuk umat manusia yang mendapat keuntungan darinya. Saya ingin setiap Muslim seperti pohon itu, yang memberikan manfaat bukan buat dirinya sendiri, tapi juga untuk orang lain, ” sambung Dr. Fahim berfilosofis.

Ia melanjutkan, “Masjid kami menjadi masjid pertama di Inggris yang bebas karbon dan kami berusaha menjadi pelopor untuk masjid-masjid lainnya. Kami ingin mempromosikan hal-hal yang ramah lingkungan. “

Sumber: http://www.eramuslim.com/berita/int/8111155138.htm

Wasiat Rasulullah saw. agar hidup lebih bermakna

Nabi saw. pernah bersabda kepada Abu Dzar ketika dia menanyakan kepada beliau perihal Shuhuf Ibrahim. beliau saw. menjawab:

“Shuhuf Ibrahim itu seluruhnya berisi permisalan. Diantaranya dikatakan, ‘Wahai penguasa yang tertipu, sesungguhnya Aku tidaklah mengutusmu untuk menghimpun harta kekayaan dari san-sini, tetapi Aku mengutusmu untuk mewakili-Ku dalam mengabulkan doa orang yang dizhalimi. Karena sesungguhnya Aku tidak akan menolaknya, sekalipun dipanjatkan oleh seorang yang kafir.’ Dikatakan juga, ‘Setiap orang yang berakal, selama dia masih bisa mengendalikan akal sehatnya, haruslah mempunyai empat waktu; waktu untuk bermunajat kepada Rabb-nya; waktu untuk memikirkan ciptaan Allah; waktu untuk berdialog dengan dirinya sendiri; dan waktu untuk menyendiri dengan Dzat pemilik keagungan dan kemuliaan. Sesungguhnya, waktu tersebut akan membantu dirinya untuk memanfaatkan waktu-waktu yang lainnya.’ Disebutkan juga, ‘Setiap orang yang berakal, selama dia masih bisa mengendalikan akal sehatnya, tidak akan menempuh perjalanan, kecuali dalam tiga hal, yaitu berbekal untuk menghadapi hari kemudian, mencari kebutuhan hidup, dan menikmati sesuatu yang tidak diharamkan.’ Disebutkan juga, ’setiap orang yang berakal, selama dia masih bisa mengendalikan akal sehatnya, hendaklah memahami betul akan zamannya, memperhatikan keberadaan dirinya, dan menjaga lidahnya. Barangsiapa menganggap perkatan itu sebagai bagian dari amalnya, maka dia akan sangat sedikit berbicara, kecuali dalam hal yang bermakna baginya.”

Aku (Abu Dzar) tanyakan, “Lalu, (ajaran) apa yang terdapat di dalam Shuhuf Musa as.?” Beliau saw. menjawab: Read more »

Negara-Negara Timur Tengah Tingkatkan Sensor Situs-Situs Internet

Sejumlah negara di Timur Tengah melakukan sensor dan pemantauan yang makin ketat terhadap situs-situs di internet, untuk mencegah para pengguna internet di negara-negara itu mengakses beragam situs yang dinilai tidak layang layak diakses, mulai dari situs porno sampai situs-situs yang bertema hak asasi manusia.

Diperkirakan ada 33, 5 juta orang pengguna internet di kawasan Timur Tengah. Akibat penyensoran itu, mereka sekarang tidak bisa lagi mengakses situs-situs populer seperti Facebook, MySpace, YouTube dan Flickr.

Suriah. Mem-blok situs belanja buku dan musik secara online Amazon.Com, Blogspot, Hotmail, Skype dan YouTube, serta sejumlah situs berita berbahasa Arab.

Irak. Militer AS memerintahkan agar warnet-warnet ditutup, terutama di kawasan yang diduga menjadi tempat berkumpulnya para pejuang Irak. AS mencurigai para pejuang Irak itu menggunakan fasilitas warnet untuk mengkordinir rencana serangan mereka.

Iran. Menyaring sekitar 10 juta situs yang dinilai “tidak bermoral”, termasuk situs-situs yang bertema politik dan keagamaan.

Arab Saudi. Mem-blok ribuan situs pornografi, agama, politik dan situs-situs hak asasi manusia.

Mesir. Tidak terlalu ketat melakukan penyensoran. Tapi, aparat kepolisian Mesir dalam beberapa tahun belakangan ini, menangkap sedikitnya tiga orang blogger dan memberikan perinngatan keras pada sejumlah blogger lainnya. Pengadilan Mesir tahun 2006 lalu menyatakan bahwa aparat berwenang boleh mem-blok, men-skors atau menutup sebuah situs internet yang isinya dianggap mengancam keamanan nasional.

Selengkapnya: http://www.eramuslim.com/berita/int/7c27145243.htm