Andaikata 1)besarnya tujuan, 2)minimnya ongkos dalam pencapaian, 3)hasil gemilang yang berhasil direalisasikan dengan sukses dan selamat dijadikan sebagai tiga parameter untuk mengukur kejeniusan manusia, siapa yang berani membandingkan tokoh sejarah manapun dengan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam?
Andaikata barometer kebesaran adalah keberhasilan memperbaiki bangsa yang berantakan, siapa gerangan yang dapat mengungguli posisi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam? Sungguh, dia telah membangun sebuah umat yang berantakan, mengangkatnya ke puncak kejayaan, dan menjadikannya sebagai penyulut peradaban, sumber ilmu dan pengetahuan. Read the rest of this entry »
Filed under: islam


Komentar