Negara-Negara Timur Tengah Tingkatkan Sensor Situs-Situs Internet

Sejumlah negara di Timur Tengah melakukan sensor dan pemantauan yang makin ketat terhadap situs-situs di internet, untuk mencegah para pengguna internet di negara-negara itu mengakses beragam situs yang dinilai tidak layang layak diakses, mulai dari situs porno sampai situs-situs yang bertema hak asasi manusia.

Diperkirakan ada 33, 5 juta orang pengguna internet di kawasan Timur Tengah. Akibat penyensoran itu, mereka sekarang tidak bisa lagi mengakses situs-situs populer seperti Facebook, MySpace, YouTube dan Flickr.

Suriah. Mem-blok situs belanja buku dan musik secara online Amazon.Com, Blogspot, Hotmail, Skype dan YouTube, serta sejumlah situs berita berbahasa Arab.

Irak. Militer AS memerintahkan agar warnet-warnet ditutup, terutama di kawasan yang diduga menjadi tempat berkumpulnya para pejuang Irak. AS mencurigai para pejuang Irak itu menggunakan fasilitas warnet untuk mengkordinir rencana serangan mereka.

Iran. Menyaring sekitar 10 juta situs yang dinilai “tidak bermoral”, termasuk situs-situs yang bertema politik dan keagamaan.

Arab Saudi. Mem-blok ribuan situs pornografi, agama, politik dan situs-situs hak asasi manusia.

Mesir. Tidak terlalu ketat melakukan penyensoran. Tapi, aparat kepolisian Mesir dalam beberapa tahun belakangan ini, menangkap sedikitnya tiga orang blogger dan memberikan perinngatan keras pada sejumlah blogger lainnya. Pengadilan Mesir tahun 2006 lalu menyatakan bahwa aparat berwenang boleh mem-blok, men-skors atau menutup sebuah situs internet yang isinya dianggap mengancam keamanan nasional.

Selengkapnya: http://www.eramuslim.com/berita/int/7c27145243.htm

4 responses to “Negara-Negara Timur Tengah Tingkatkan Sensor Situs-Situs Internet

  1. Indonesia bagaimana nih?
    kayaknya pemerintah juga perlu tegas dalam hal ini.

  2. “Dengan segala keterbatasannya, umat Islam Indonesia seharusnya bisa menjadi penjaga moral dan ahklak bangsa ini. Jika ada satu atau lebih tayangan yang tidak benar, bersifat merusak, bahkan menyerang akidah, maka setiap keluarga Muslim seyogyanya menulis satu surat protes terhadap tayangan tersebut secara spesifik dan mengirimkannya ke pihak yang bersangkutan atau ke surat pembaca di media massa nasional. Jika semua kita komitmen dengan gerakan tersebut, akan nada puluhan juta surat protes. Ini dahsyat sekali dampaknya. Insya Allah kita bisa mengontrol tayangan-tyaangan yang merusak itu. ” (KH. Rahmat Abdullah)

    Kalau sekiranya internet sudah terlihat tanda-tanda membawa dampak negatif seperti halnya televisi sekarang ini, ada baiknya saran diatas kita jalankan…

  3. OPTIMIS VERSUS PESIMIS

    ORANG OPTIMIS BUKANLAH ORANG YANG KARENA MELIHAT JALAN MULUS DI HADAPANNYA, TETAPI ORANG YANG YAKIN 100% DAN BERANI UNTUK MENGATASI SETIAP TANTANGAN YANG MENGHADANG.

    Ada 2 macam manusia dalam menyikapi hidup ini, satu sikap orang yang pesimis dan ke-dua adalah orang yang bersikap optimis.

    Tipe pertama orang pesimis, bagi orang pesimis kehidupannya lebih banyak dikuasai oleh pikiran yang negatif, hidup penuh kebimbangan dan keraguan, tidak yakin pada kemampuan diri sendiri, kepercayaan dirinya mudah goyah dan mudah putus asa kalau menemui kesulitan atau kegagalan, selalu mencari alasan dengan menyalahkan keadaan dan orang lain sebagai proteksi untuk membenarkan dirinya sendiri, padahal di dalam dirinya dia tahu bahwa betapa rapuh mentalnya, orang pesimis lebih percaya bahwa sukses hanyalah karena kebetulan, keberuntungan atau nasib semata.

    Tentu orang dengan sikap mental pesimis seperti ini, dia telah mengidap penyakit miskin mental, jika mental kita sudah miskin, maka tidak akan mampu menciptakan prestasi yang maksimal dan mana mungkin nasib jelek bisa dirubah menjadi lebih baik.

    Tipe ke 2 adalah orang optimis, bagi orang yang memiliki sikap optimis, kehidupannya didominasi oleh pikirannya yang positif, berani mengambil resiko, setiap mengambil keputusan penuh dengan keyakinan dan kepercayaan diri yang mantap. orang optimis bukanlah karena melihat jalan mulus di hadapannya, tetapi orang yang mempunyai keyakinan 100% dalam melaksanakan apa yang harus diperjuangkan, orang optimis tahu dan sadar bahwa dalam setiap proses perjuangannya pasti akan menghadapi krikiil -krikil kecil ataupun bebatuan besar yang selalu menghadang!

    Orang optimis siap dan berani untuk mengatasi masalah atau kesulitan yang merintanginya, Bahkan disaat mengalami kegagalan sekalipun tidak akan membuat dia patah semangat, karena dia tau ada proses pembelajaran disetiap kegagalan yang dia alami.

    Tentu orang yang punya sikap mental optimis demikian adalah orang yang memiliki kekayaan mental. dan Hanya orang yang mempunyai kekayaan mental, yang mampu mengubah nasib jelek menjadi lebih baik.

    Jika anda, saya dan kita semua secara bersama-sama mampu membangun kekayaan mental dengan berkesinambungan, mampu menjalani hidup ini dengan optimis dan aktif, tentu secara langsung akan berpengaruh pada kehidupan kita pribadi serta kehidupan keluarga, dan dari kehidupan keluarga -keluarga yang semangat, optimis dan aktif akan mempengaruhi kehidupan masyarakat secara luas, yang pada akhirnya akan menjadi kekuatan sinergi sebagai kontributor dalam membangun Indonesia sekaligus mengembalikan jati diri bangsa! Kalau bukan kita yang membangun Indonesia, lalu siapa?

    http://www.lcc-ptc.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s