Kebebasan memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani

Ajaran Islam mencakup manusia dan segala keinginannya. Baik kebutuhan rohani dan jasmani, dan keinginan-keinginan tentu mesti berimbang dan tidak mengganggu perkembangan hidup selanjutnya.

Karena itu, Islam menerima atau mengakui desakan badani ini sebagai satu sifat manusia. Bila dorongan ini dipenuhi sewajarnya, tidak akan bertentangan dengan keinginan jiwa akan keagungan dan keluhuran, serta kebutuhan akal, yang juga merupakan sifat manusia.

Kalau Islam meninggikan jiwa dan membenci nafsu, ini tidak berarti manusia itu mesti menekan keinginan-keinginannya atau menghabiskan pengaruhnya. Maksudnya hanyalah agar manusia seharusnya jadi pengendali nafsunya, bukan menjadi budaknya. Dia tidak boleh mengikuti saja segala kehendak nalurinya. Kemauan inilah yang membedakan manusia dengan binatang. Allah SWT berfirman:

“…Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang. Dan neraka adalah tempat tinggal mereka.” (QS. Muhammad: 12)

Kalau orang sudah sanggup mengendalikan dirinya, dia akan memenuhi setiap kebutuhan badannya dan menikmati karunia hidup ini dalam batas-batas yang ditentukan Allah buat mereka. Pengendalian diri ini jadi langkah pertama ke arah kesehatan tubuh, agar dapat menikmati kehidupan ini.

Islam tidak menekan kehendak atau dorongan-dorongan alamiah itu. Keinginan punya turunan misalnya, tidak dipandang sebagai dosa, lalu mesti dijauhi oleh orang yang taat. Sebaliknya, keinginan tersebut diijinkan untuk dipenuhisesuai dengan kehendak Allah demi kelangsungan hidup ini. Jadi Islam memadukan dorongan biologis manusia dengan kehendak hatinya, hingga keduanya dipenuhi secara seimbang dalam dirinya.

Disamping keinginan untuk bersenang-senang, ada pula keinginan untuk meningkatkan derajat. Keduanya harus sama-sama dipenuhi, jadi bukan yang satu dipuaskan dan yang lain dikorbankan.

“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Katakanlah: “Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezeki yang baik?” Katakanlah: “Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia, khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. Katakanlah: “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak atau pun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui”.(Qs. Al A’raf: 31-33)

Melanggar batas dan ketentuan seperti menerima sogok, melakukan penipuan atau pemerasan dan mengingkari Allah, sama artinya dengan merendahkan derajat manusia dan mengabaikan tata kehidupan itu sendiri.

Islam membahas kehendak-kehendak manusia secara panjang lebar, misalnya Islam menerima sifat-sifat wanita yang berbeda dengan sifat-sifat pria. Sebab itu, wanita berhak mempercantik dirinya dengan cara-cara yang tidak diijinkan pada pria. Umpamanya seorang perempuan boleh memakai perhiasan emas dan sutra. Padahal ini dilarang buat pria, karena keindahan itu boleh jadi akan melemahkan sikap jantannya; tetapi buat wanita, hal ini meningkatkan kewanitaannya. Namun, wanitapun diperingatkan untuk tidak berlebih-lebihan dalam bertata rias dan memakai perhiasan ini, agar tidak sampai merendahkan derajatnya.

Dengan menjalankan aturan-aturan Islam, daya manusia bisa berkembang bebas dan meningkatkan kehidupan karena Islam menuntun manusia dalam memenuhi kebutuhan jiwa raganya secara wajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s