Ulama Internasional Membahas Lingkungan Dalam Persfektif Islam

Tiga puluh ulama yang terlibat aktif dalam memberikan kontribusi untuk memikirkan pendekatan lingkungan dan perlindungan alam di dunia Islam berkumpul untuk saling bertukar pengalaman dengan ulama dan aktifis lingkungan Indonesia. Acara yang berjudul Kolukium Fiqh Islam Tentang Lingkungan Hidup ini, merupakan upaya saling mengisi dan bertukar informasi baik pemikiran maupun praktik lingkungan yang dilakukan di dunia Muslim. Pertemuan ini diadakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Ciputat dari tanggal 21-22 Juni 2007.

“Pertemuan ini akan sangat besar manfaatnya dan memberikan banyak sumbangan pemikiran dalam memperdalam dan membahas lingkungan serta menggali unsur-unsur yang berkaitan dengan pemeliharaan alam dan lingkungan dan kearifan tradisi Islam,” kata Fazlun Khalid Direktur Islamic Foundation on Ecology and Environmental Science (IFEES).

Disamping itu pertemuan ini juga akan membahas agenda kedepan peran Muslim dalam merespon persoalan lingkungan hidup. Agenda ini akan dijadikan langkah awal untuk melakukan kegiatan yang bersifat global dalam melakukan konservasi yang berpedoman pada pengawetan, pelestarian, dan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari dan berkelanjutan dengan didasari semangat syariat Islam.

“Sumber daya alam adalah suatu karunia besar yang harus dapat dilestarikan dan dapat dimanfaatkan oleh generasi kini dan juga untuk generasi yang akan datang dan dunia Muslim mempunyai tradisi positif untuk berkontribusi,” kata Khalid menambahkan.

Para pakar international yang hadir antara lain Prof Mohammed Heydar dari Mombasa Kenya, Dr. Othman Llewelyn Departemen Lingkungan Hidup dan Konservasi Alam  dan Pembangunan (NCWD) Saudi Arabia, Dr. Aslam Parpaiz dari Zakir Hussain College India. Disamping itu ulama Indonesia yang hadir adalah mereka yang terlibat dalam pemikiran tentang fiqh lingkungan hidup dan seperti: Prof. KH Alie Yafie, KH Husein Muhammad, KH Ahsin Sakho Muhammad, Gus An im Falahuddin Mahrus,KH. Thantowi Musaddad MA, Prof.Tengku Muslim Ibrahim, Dr. Ilyasa Abubakar dari Dinas Syariat Islam Nangroe Aceh Darussalam, dll.

Bencana lingkungan yang semakin sering terjadi di Indonesia, dari persoalan sampah yang mengakibatkan kerusakan lingkungan, termasuk juga akibat kesalahan manusia yang menimbulkan korban seperti tanah longsor, banjir, dan kebakaran hutan. Semua peristiwa itu semestinya memerlukan pemikiran dan tindakan yang konkrit dalam jangka pendek maupun jangka panjang, yaitu berupa sebuah gerakan penyelamatan lingkungan yang komprehensif. Pertemuan diselenggarakan atas kerjasama IFEES, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Conservation International (CI) Indonesia.

Menteri Lingkungan Hidup Ir. Rachmat Witoelar, menyatakan keyakinan meningkatnya kesadaran kelestarian lingkungan hidup khususnya di Indonesia dan secara umumnya, di berbagai negara Islam lainnya ditentukan oleh peran para ulama dan kiyai yang berperan serta dalam pelestarian lingkungan.

Dr. Jatna Supriatna, Regional Vice President CI Indonesia menyambut baik gagasan ini, dan mengharapkan kontribusi pemeluk Islam yang berjumlah 1 miliar (20 persen di antaranya berada di Indonesia) akan menjadi sangat berarti jika disumbangkan dan dipelopori oleh pemikiran Islam dan ummat Islam yang ada di Indonesia. “Kita mengharapkan kepeloporan pemikiran untuk menghindar dari kerusakan di bumi—dari sudut pandang Islam—dapat bermula dari Indonesia,” ujarnya.

Selain itu, Fachruddin Mangunjaya, Manager for Conservation and Religion CI Indonesia, menambahkan bahwa kolukium ini merupakan respons dari ulama Muslim yang peduli lingkungan, “Pada dasarnya, keadaan lingkungan kita merupakan peristiwa-peristiwa terkini yang perlu pemikiran dan ijtihad  para ulama dalam membatu ummat menyikapinya” ujarnya.  Ditambahkan, secara global—tentunya—umat Islam juga sudah semestinya berkontribusi dalam memelihara bumi yang sekarang ini  tengah mengalami perubahan iklim dan pemanasan global dan berdampak pada segala sektor kehidupan.

Dr. Hendri Bastsaman staff ahli Menteri  Lingkungan Hidup  mengatakan, kementerian sangat mendukung para ulama dalam rangka memberikan prinsip Islami untuk langkah-langkah praktis melibatkan umat Islam dalam kegiatan sehari-hari.  “Kami mengharapkan pertemuan ini akan memberikan kontribusi penting jika para ulama bisa membimbing ummat untuk mengharapi keseharian menghadapi persoalan lingkungan hidup,” tambah Hendri Bastaman.***

Catatan:

  1. Program ini adalah kerjasama antara Kementrian Lingkungan Hidup, Islamic Foundation on Ecology and Environmental Science (IFEES), Islamic Relief, Muslim Hand, P4M dan Conservation International Indonesia
  2. Para pakar international yang hadir antara lain Prof Mohammed Heydar dari Mombasa Kenya, Dr. Othman Llewelyn Departemen Lingkungan Hidup dan Konservasi Alam  dan Pembangunan (NCWD) Saudi Arabia, Dr. Aslam Parpaiz dari Zakir Hussain College India. Disamping itu ulama Indonesia yang hadir adalah mereka yang terlibat dalam pemikiran tentang fiqh lingkungan hidup dan seperti: Prof. KH Alie Yafie, KH Husein Muhammad, KH Ahsin Sakho Muhammad, Gus An im Falahuddin Mahrus,KH. Thantowi Musaddad MA, Prof.Tengku Muslim Ibrahim, Dr. Ilyasa Abubakar dari Dinas Syariat Islam Nangroe Aceh Darussalam, dll.
Informasi Lebih Lanjut:

  • Hendri Bastaman, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), henribastaman@menlh.go.id  Phone:021-85907086; cell:08161135225;
  • Fachruddin M. Mangunjaya, Conservation and Religion Initiative, Conservation International Indonesia.fmangunjaya@conservation.org; Phone: 7883 8624-26 78832564, ext 121.  cell: 0812-97333-93.

One response to “Ulama Internasional Membahas Lingkungan Dalam Persfektif Islam

  1. Virus NII alzaytun telah mencemari generasi muda bangsa indonesia…mari kita satukan barisan untuk berantas kedholiman…ingat korban semakin banyak yang berjatuhan, selamat berjuang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s