KARAKTER ALA ISLAM

Jika pikiran adalah karakter, maka mental kita adalah batangnya; disinilah kekuatan dan kelemahankarakter ditentukan. Dari sifat mental, seseorang mendapat salah satu dari dua nama ini; berkepribadian kuat atau berkepribadian lemah.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk membangun karakter berbasis Islam. Semoga bermanfaat.. .

Langkah I

Berushalah untuk menghadirkan Allah dalam kesadaran Anda, dan rasakan bahwa Andalah yang paling bertanggungjawab di hadapanNya atas diri Anda sendiri. Saat Anda merasakan adanya kontrol Allah secara langsung atas diri Anda, Anda akan menemukan kekuatan tertentu untuk mengendalikan diri dalam melawan godaaan kerendahan untuk melawan suatu kemaksiatan.

Langkah II

Kuatkan rindu anda untuk dapat bertemu dengan Allah pada tempat tertinggi dalam Surga. Jangan sekedar mimpi masuk surga, tetapi bermimpilah utnuk masuk ke tempat tertinggi di surga. Sehingga, anda berpeluang langsung melihat wajah anda di akhirat nanti. Jika rindu anda tidak terbatas, anda akan merasakan bahwa dorongan bathin itu telah muncul dalam diri anda sendiri. Itu akan memberi anda kekuatan untuk melakukan kebaikan.

Langkah III

Pertajam mata hati dan nurani anda , agar ia dapat menangkap setiap gejala dosa sejak dini. Jika anda sensitif terhadap dosa, anda akan menemukan sifat rasional dari nurani. Ini akan membuat anda senantiasa berorientasi ke masa depan dan selalu terdorong untuk melakukan ibadah-ibadah murni sebagai sumber mata air nurani.

Langkah IV

Tenang !! itulah yang harus anda usahakan melekat dalam diri anda dalam segala situasi kejiwaan dan peristiwa kehidupan. Anda kan menjadi lebih tenang jika  anda mau; selalu diam ( tidak berbicara kecuali sangat penting ), mampu menahan marah, dan tidak mengharap atau terpengaruh dengan komentar dan perhatian orang lain. Sebab, orientasi anda adalah kebenaran bukan pengakuan.

Langkah V

Jangan mudah terpengaruh oleh orang lain, baik dengan kritik ataupun sanjungan mereka. Berusahalah untuk konsisten dengan nilai dan prinsip anda. Untuk itu, anda harus percaya diri dan brusaha menghindari semua tindakan yang tidak beralasan. Ini akan memberikan anda orisinalitas kepribadian.

Langkah VI

Kuatkan daya tahan anda terhadap berbagai tekanan hidup dan perubahan-perubahan lingkungan sosial, ekonomi, politik, dan kehidupan secara umum. Untuk itu, anda harus belajar menunda kebutuhan-kebutuhan sesaat anda, khususnya yang bersifat biologis. Lakukanlah puasa dan jangan pernah berhenti bertawakal kepada Allah.

Langkah VII

Belajarlah mencintai orang lain dengan cara  yang kuat dan jujur. Untuk itu, anda harus belajar memperhatikan memberi dan berkehendak baik pada orang lain.

Langkah VIII

Berusahalah mempertahankan kegembiraan dan kelapangan jiwa anda setiap saat. Berusahalah mempertahankan keceriaan wajah anda, gunakan bahasa yang baik dalam komunikasi, dan belajarlah memahami orangn lain lebih banyak.

Langkah IX

Hindari diri anda dari kekosongan dan kehampaan. Jangan sampai akal anda kosong dari ilmu, jiwa anda kosong dari iman, dan fisik anda kosong dari perilaku baik. Kekosongan jiwa berarti membuka pintu bagi setan untuk masuk secara bebas.

( dicuplik dari Buku Membentuk Karakter Cara Islam, Anis Matta )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s