Kawasan di lindungi dalam Islam (1)

Dalam Islam, ketentuan mengenai perlindungan alam termasuk dalam syariat. Pelestarian hutan termasuk di dalamnya. Pelindungan terhadap keaslian lembah, sungai, gunung dan pemandangan alam lainnya, dimana makhluk dapat hidup didalamnya diistilahkan sebagai hima’.

Hima’ adalah suatu kawasan yang khusus dilindungi oleh pemerintah atas dasar syariat guna melestarikan hidupan liar serta hutan. Nabi pernah mencagarkan kawasan sekitar Madinah sebagai hima’ guna melindungi lembah, padang rumput dan tumbuhan yang ada di dalamnya. Nabi melarang masyarakat mengolah tanah tersebut karena lahan itu untukkemaslahatan umum dan kepentingan elestariannya, Nabi saw pernah bersabda:

“Tidak ada hima’ kecuali milik Allah dan Rasulnya” (HR Bukhari)

Rasulullah mencagarkan lahan perlindungan sebagai fasilitas umum yang tidak boleh dimiliki siapapun. Nabi pernah mendaki sebuah gunung di Al Naqi’ di sekitar Madinah dan bersabda:

“Ini adalah lahan yang aku lindungi” sambil memberi isyarat ke lembah.

Lahan yang beliau lindungi luasnya sekitar lebih dari 2049 ha. Di kawasan ini Rasulullah saw memberikan tempat pada kuda-kuda perang kaum Muhajirin dan Anshar.

Mencontoh Rasulullah saw, sejumlah khalifah menetapkan pula lahan yang dilindungi. Abu Bakar ra melindungi al Rabadzah untuk melindungi hewan-hewan zakat dan menugaskan sahabat beliau Abu Salamah untuk mengurusinya. Umar bin Khatab ra melindungi al Syaraf persis seperti pendahulunya Abu Bakar ra membuat perlindungan atas hima’ al Rabadzah.

Umar bin Khatab menugaskan Hanni, seorang mantan budak belian untuk menjadi pengawas lahan yang dilindungi itu. Umar berkata kepada Hanni: “Hai Hanni, bersikap ramahlah kepada semua manusia dan takutlah terhadap doa-doa orang  yang teraniaya karena doa orang-orang yang teraniaya itu dikabulkan. Izinkan masuk orang  miskin dan penerima ghanimah. Hati-hatilah engkau dan sebaik-baik orang ialah Utsman bin Affan dan Abdurrahman bin Auf, jika hewan ternak keduanya mati mereka berdua masih memiliki kebun kurma dan tanamannya. Sedangkan orang miskin dan penerima ghanimah, mereka akan datang kepadaku dengan membawa keluarga yang menjadi tanggungannya, lalu berkata: “Wahai amirul mukminin, apapakah aku harus meninggalkan mereka?” Sesungguhnya air dan rumput itu lebih ringan urusannya daripada uang dan emas. Demi Dzat yang jiwaku berada di bawah gengaman tangan Nya seandainya harta tersebut tidak bisa aku gunakan di jalan Allah, aku tidak akan melindungi sejengkalpun lahan mereka.”

Khalifah berikutnya Utsman bin Affan juga memperluas hima’, di kawasan yang dibangun oleh Utsman pernah dicatat dimanfaatkan untuk menampung 1000 hewan setiap tahun.

Sejumlah hima’ yang telah ditetapkan di arabia Barat ditumbuhi rumput sejak awal Islam dan diakui oleh Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) sebagai contoh paling lama bertahan dalam pengelolaan padang rumput secara bijaksana di dunia.

Ziauddin Sardar mencatat di kawasan semenanjung Arabia terdapat enam tipe hima’ yang tetap dilestarikan hingga sekarang:

  1. kawasan lindung dimana aktivitas menggembala dilarang.
  2. kawasan lindung dimana pohon dan  hutan serta penebang kayu adalah dilarang atau dibatasi.
  3. kawasan lindung dimana aktivitas penggembalaan ternak dibatasi untuk musim-musim tertentu.
  4. kawasan lindung terbatas untuk spesies tertentu dan jumlah hewan ternak yang dibatasi.
  5. kawasan lindung untuk memelihara lebah, dimana penggembalaan tidak diperkenankan pada musim berbunga.
  6. kawasan lindung yang dikelola untuk kemaslahatan desa-desa atau suku tertentu.

2 responses to “Kawasan di lindungi dalam Islam (1)

  1. Tri Rachmadi.S,Hut

    Semoga ALLAH SWT, melindungi kita semua ,Amin

  2. amin..
    makasih dah mampir mas…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s