Menulis kebaikan VS menulis keburukan

Dari Abu Hurairah ra, ia berkata; Telah bersabda Rasulullah saw: “Apabila anak Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga  hal: Shadaqah jariah, atau ilmu yang dimanfaatkan, atau anak shalih yang mendo’akannya.” (HR. Muslim)

Al Mundziri berkata: “Penulis ilmu yang bermanfaat mendapatkan pahalanya dan pahala orang yang membacanya atau menyalinnya, atau mengamalkannya sesudahnya, selama tulisannya masih ada dan diamalkan, berdasarkan hadits ini dan hadits-hadits lainnya yang serupa. Sedangkan penulis ilmu yang tidak bermanfaat yang mengakibatkan dosa, maka baginya dosanya dan dosa orang yang membaca, menyalin dan mengamalkannya sesudahnya; selagi tulisannya masih ada dan diamalkan.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa mengajak kepada petunjuk maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sama sekali, dan barang siapa mengajak kepada kesesatan maka atasnya dosa seperti dosa orang yang mengikutinya tanpa mengurangi dosa mereka sama sekali.” (HR. Muslim)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s