yang memuji dan yang dipuji

:: Untuk para pemuji

Pernah gak terpikirkan, ketika kita terlalu sering memuji seseorang, secara tidak langsung kita menanam benih riya’ di hati orang yang kita puji.

Pernah gak terpikirkan, ketika kita memuji seseorang berlebihan, kita secara tidak langsung memberinya beban yang melebihi kemampuannya.

:: Untuk yang suka dipuji

yakinlah. kamu tidak cukup kuat untuk terus menganggap bahwa pujian yang kamu terima hanyalah hiasan dunia yang tidak akan melenakanmu. jadi jangan biasakan diri menerima pujian apalagi mau dan mengharapkan pujian.

pujian yang kamu terima hanya akan menambah beban di pundakmu. hanya akan membuatmu lelah, mencari-cari cara agar mendapat pujian. lelah menutup-nutupi kekurangan agar tidak kehilangan pujian.

tidak ada yang lebih berhak dipuji selain Allah.
tidak ada yang lebih berhak menerima pujian selain Allah

” Janganlah kalian berlebih-lebihan memujiku, sebagaimana orang-orang Nashrani telah berlebih-lebihan memuji (Isa) putera Maryam. Aku hanyalah seorang hamba, maka katakanlah, ‘Abdullah wa rasuluh’ (Hamba Allah dan RasulNya).”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s