Bahaya prasangka buruk

Syekh Ibn Utsaimin mengupas masalah ghibah dengan mengatakan:

Seseorang tidak boleh mengusik kehormatan orang lain dengan menceritakan kejelekan atau mencelanya di tempat publik. Ini dosa besar. Allah SWT berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), Karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.”  (al-Hujurat:12)

Perhatikan sistematika Allah dalam larangan tersebut. Pertama-tama, di menyatakan: “jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan)”, karena berprasangka kepada orang lain akan mendorong untuk mencari-cari kesalahannya. Karena itu Allah SWT menyatakan: “janganlah mencari-cari keburukan orang.” Jika seseorang telah mencari-cari kesalahan  orang lain,  maka dia akan menggunjingkannya. Karena itu Allah SWT menyatakan: “janganlah menggunjingkan satu sama lain.” Lalu Dia menyatakan: “Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati?” Jawabannya tentu saja tidak.  Karena itu, Allah SWT berfirman: “tentulah kamu merasa jijik kepadanya.”

Seorang mufassir menyatakan bahwa pada Hari Kiamat penggunjing akan disuguhkan mayat orang yang dia gunjing, lalu diperintah dan dipaksa untuk memakannya, sebagaimana hukuman atas perbuatannya. Na’udzubillah min dzalik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s