Antara pemimpin yang kuat dan yang lemah

Abu Dzar ra berkata: Aku berkata “Wahai Rasulullah, tidakkah engkau memberikan jabatan apa-apa kepadaku?” maka, beliau memukul bahuku, lalu bersabda, “Wahai Abu Dzar, engkau seorang yang lemah, sedangkan jabatan adalah amanah yang pada hari kiamat akan menjadi sumber penyesalan dan kehinaan, kecuali bagi orang yang dapat menunaikan kewajibannya dan memenuhi tanggung jawabnya.” (HR Muslim).

 

Syekh Ibn Utsaimin berkata:

Kita harus mengetahui bahwa segala sesuatu dibatasi oleh kadar kebutuhan. Jika kita hanya memiliki calon pemimpin yang lemah atau yang tidak terpercaya, dan tidak ada calon yang memenuhi semua karakter yang baik secara sempurna, maka kita harus memilih yang terbaik di antara calon yang ada dan tidak boleh membiarkan terjadinya kekosongan kepemimpinan. Sebab, masyarakat membutuhkan pemimpin, hakim dan orang-orang yang mengurusi kepentingan mereka. Jika ada pemimpin yang memenuhi semua kriteria, maka dialah yang wajib diangkat sebagai pemimpin. Jika tidak ada, maka kita harus memilih calon yang terbaik diantara yang ada, berdasarkan firman Allah SWT: “Maka, bertaqwalah kepada Allah sekuat tenagamu.” (QS. At-Taghabun: 16).

 

Persepsi kita dapat berbeda-beda dalam kondisi kita hanya memiliki dua calon pemimpin, yang satu terpercaya tetapi tidak kuat, sedangkan yang lain kuat tapi tidak terpercaya. Masing-masing memiliki kelemahan. Tapi, dalam masalah kepemimpinan, yang harus diutamakan adalah orang yang kuat, meskipun dia memiliki kelemahan dalam hal amanah. Sebab, orang yang kuat itu boleh jadi akan menjadi orang yang amanah juga. Sedangkan  orang yang berwatak lemah, maka wataknya itu biasanya tidak berubah.

 

Jadi, jika kita memilih satu diantara 2 calon pemimpin, yang pertama lemah tapi amanah, yang kedua kuat tapi kurang amanah, maka kita harus memilih orang yang kuat. Sebab, dia lebih dibutuhkan oleh masyarakat, karena masyarakat harus diatur oleh kekuasaan dan kekuatan. Jika pemimpin tidak kuat, apalagi agamanya juga tidak baik, maka semua urusan akan berantakan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s