Pemerintahan Islam (1)

Atabikah

Atabik ialah suatu gelar yang diberikan oleh Bani Saljuk kepada para
pembesar istana, menteri dan panglima perang. Sebagian Atabik ini
berhasil mengambil alih kekuasaan, sehingga pada abad ke-12 M
lahirlah beberapa kerajaan kecil di dataran Persia dan Syam yang
berkuasa cukup lama. Atabik yang paling terkenal adalah atabik
Azerbaijan dan Persia.

Bani Thuluniah (254-292 H/868-905 M)

Kerajaan ini berkuasa di Mesir dan Suriah, independen dari
khalifah-khalifah Abasiah. Kerajaan ini didirikan oleh Ahmad bin
Thulun yang kemudian digantikan oleh puteranya, Khumarawaih.
Perselisihan-perselisihan yang timbul sepeninggal Khumarawaih
membuat kerajaan ini menjadi lemah sehingga dapat ditundukkan oleh
Daulat Abasiah. Kemajuan negara ini ditandai dengan renaisanse
arsitektur, Mesjid Ibnu Thulun di Kota Kairo adalah sebagian dari
peninggalan yang paling penting.

Daulat Ayubiah (1174-1249 M)

Sebuah Daulat keturunan Kurdi yang didirikan oleh Shalahuddin dan
diafiliasikan kepada bapaknya Ayub bin Syazdi. Daulat ini pernah
menguasai Mesir, Suriah dan Yaman, merekalah yang berhasil melakukan
konfrontasi dengan pasukan Salib dan memasukkan faham suni ke Mesir.

Daulat Idrisiah (172-363 H/788-974 M)

Daulat ini merupakan negara Islam Syiah di Maroko yang dibangun oleh
Khalifah Idris bin Abdullah setelah berhasil melepaskan diri dari
kekuasaan Daulat Abasiah. Beliau dapat menguasai ujung Maroko serta
Tilmisan. Pusat pemerintahannya pertama kali berada di kota Walili
kemudian pindah ke Fez. Daulat ini beberapa kali mendapat serangan
dari pasukan Abasiah dan Aghalibah. Negara ini melemah karena
perpecahan yang terjadi di dalam, sehingga jatuh ke tangan kekuasaan
Fatimiah. Daulat Bani Hamud di Andalusia merupakan pecahan dari
negara ini. Peninggalan arsitekturnya yang terpenting ialah Kota Fez
berikut gedung-gedungnya terutama Mesjid Qairawan.

Daulat Shafariah (245-289 H/868-902 M)

Sebuah Daulat yang berkuasa di Khurasan yang didirikan oleh Yakub
bin Laits Shafar setelah runtuhnya Daulat Thahiriah. Dia menyerang
Bagdad tapi pasukannya dapat dikalahkan oleh tentara Muktamid di
bawah komando saudaranya, Muwafaq pada perang Dir Aqul tahun 262
H/876 M. Pada tahun 879 M beliau digantikan saudaranya, Amru bin
Laits yang berhasil merebut hati Khalifah Muktamid dan Muktadhid.
Beliau ditawan oleh Ismail bin Ahmad Samani dan diserahkan kepada
Muktadhid yang menjatuhkan hukuman mati atas beliau.

Dinasti Aghalibah (184-296 H/800-909 M)

Mereka ini berasal dari keturunan Aghalibah yang pernah berkuasa di
Afrika dengan menjadikan Qairawan sebagai ibu kota negara. Negara
ini didirikan oleh Ibrahim I, putera Aghlab yang pernah menjabat
gubernur pada masa Harun Ar Rasyid. Ibrahim II adalah seorang raja
yang berhasil menaklukan Kota Sicilia sedang raja terakhirnya adalah
Ziadatullah III. Daulat ini dikalahkan oleh pasukan Abu Abdullah,
seorang penganut paham Syiah yang mempropagandakan Daulat Fatimiah.
Daulat ini memiliki armada laut yang sangat besar dan terkenal
dengan peninggalan bangunan-bangunannya.

Dinasti Alawiah di Maroko

Mereka merupakan Daulat yang memerintah di Maroko menggantikan
raja-raja Sa`diah. Daulat ini didirikan oleh Syarif Muhammad bin Ali
kemudian diperkuat oleh Rasyid, puteranya, dengan menundukkan kota
Fez pada tahun 1666 M.

Dinasti Bani Hammad (405-547 H/1015-1152 M)

Para pemimpin Daulat yang berkuasa di Maroko Tengah ini berasal dari
keturunan Barbar Shanhajah, kemenakan Bani Ziri. Negara ini
didirikan pertama kali oleh Hammad bin Bulukin yang membangun
Benteng Bani Hammad sebagai pusat pemerintahannya serta berhasil
melepaskan diri dari kekuasaan kemenakan-kemenakannya dari Bani
Ziri. Pasukan Muwahhidin berhasil menaklukan Daulat Bani Hammad ini
berikut dengan Daulat Ziriah.

Dinasti Bani Rasul (1229-1454 M)

Sebuah Daulat yang berkuasa di Yaman. Daulat ini didirikan oleh Umar
bin Ali di Ta`iz dan diperkuat oleh puteranya, khalifah Yusuf.
Daulat ini ditaklukan oleh Bani Thahir.

Dinasti Bani Saljuk

Sebuah Daulat dari Turkman, anak-cucu Saljuk, di mana beberapa
cabang keturunannya pernah berkuasa di Iran, Asia Kecil, Irak dan
Suriah pada abad ke-11 dan 13 M. Daulat ini berhasil mengalahkan
raja-raja Dinasti Buwaihiah. Kemudian Daulat ini dihancurkan oleh
Jengis Khan dan sekutunya

Dinasti Buwaihiah (320-447 H/932-1055 M)

Sebuah Daulat Persia yang berkuasa di Asfahan, Syiraz, Karman dan
Bagdad yang dibangun oleh Abu Syuja` Buwaih beserta tiga puteranya,
Imadud Daulah, Ruknud Daulah dan Muizzud Daulah yang berhasil
menaklukan kota Bagdad tahun 945 M. Adhudud Daulah termasuk salah
seorang sultan yang paling berpengaruh. Daulat ini berhasil
melemahkan kekuasaan khalifah-khalifah Abasiah tetapi akhirnya dapat
ditumbangkan oleh pasukan Thugrul Bey dari Bani Saljuk. Di antara
menteri-menterinya seperti Muhallabi, Ibnu Amid dan Shahib bin Ibad
terkenal sebagai puitis dan sastrawan

Dinasti Ghaznawiah (351-582 H/962-1187 M)

Mereka adalah keturunan dari Mamalik Turki yang berkuasa di wilayah
timur Iran dan Afghanistan. Daulat ini didirikan oleh Albtigin,
seorang pemimpin bangsa Saman. Semula, kota Ghaznah dijadikan
sebagai pusat pemerintahan. Kemudian mereka membangun kota Lahore
dan dijadikan sebagai ibu kota Punjab. Daulat ini ditumbangkan oleh
tentara Ghuriyin.

Dinasti Hafashiah (627-982 H/1229-1574 M)

Mereka ini berasal dari keturunan Suku Barbar di Maroko yang
berkuasa di Tunis. Daulat ini dibangun oleh Abu Zakaria Yahya, cucu
Abu Hafash. Beliau memutuskan hubungan dengan Daulat Muwahhidin dan
berkuasa secara independen di Tunisia. Tentara Turki Usmani berhasil
menumbangkan Daulat ini.

Dinasti Hamdaniah (317-394 H/929-1003 M)

Sebuah Daulat Arab yang keturunannya banyak mengabdi kepada
khalifah-khalifah Abasiah. Mereka diserahkan wewenang menguasai
Musol, dataran Arabia (Arab Saudi) yang kemudian berhasil memisahkan
diri dan merentangkan wilayah kedaulatannya sampai Suriah utara.
Negara ini didirikan oleh Hamdan bin Hamdun, kepala Kabilah Taghlib
di Mardin tahun 892 M. Putera dan cucunya, Abdullah dan Saifud
Daulah, Emir Halab, berhasil meluaskan daerah kekuasaan Daulat ini.
Negara ini akhirnya ditaklukan oleh Daulat Fatimiah.

Dinasti Mamalik (1250-1517 M)

Mamalik berasal dari budak orang-orang Turki, Sirkassia dan Mongol
yang diangkat menjadi prajurit militer oleh Daulat Ayubiah kemudian
mereka berhasil merebut kekuasaan lalu mendirikan dua kerajaan
Mamalik masing-masing Mamalik Laut (Bahriah) dan Mamalik Atas
(Burjiah). Beberapa sultan dari Daulat ini berhasil memperluas
kekuasaannya sampai ke Suriah serta daerah-daerah kawasan Asia Kecil
dan melawan pasukan Salib dan Mongol. Ketika tentara Usmani berhasil
menghancurkan kerajaan mereka, pemimpin-pemimpinnya tetap merupakan
kekuatan dan sumber kekacauan serta fitnah sampai Muhammad Ali
berhasil menumpas mereka pada peristiwa pembantaian Qal`ah tahun
1811 M. Meskipun zaman pemerintahan mereka tersohor dengan kondisi
politik yang anarkhis tapi mereka berhasil meninggalkan berbagai
peninggalan penting seperti bangunan-bangunan mesjid, sekolah,
pusara dan panti-panti asuhan terutama di Kota Kairo.

Dinasti Mariniah (591-873 H/1195-1468 M)

Mereka adalah keturunan Suku Barbar yang berkuasa di Maroko. Daulat
ini didirikan oleh Abdul Haq Al-Marini setelah tumbangnya Daulat
Muwahhidin. Istana negara yang dibangun di Kota Fez merupakan istana
terindah, pada masa kekuasaan merekalah muncul beberapa orang ilmuan
seperti Ibnu Khaldun, Ibnu Khatib dan Ibnu Battutah. Universitas
Qarawiyin yang ada di Kota Fez adalah salah satu dari peninggalan
Daulat ini.

Dinasti Murabithin (448-541 H/1056-1146 M)

Keturunan Barbar dari suku Limtunah ini adalah salah satu kabilah
Shanhajah yang berhasil mendirikan sebuah Daulat Islam di Maroko
yang wilayah kekuasaannya mencakup Maroko, Andalusia serta Tunisia
Utara. Mereka ini dijuluki dengan julukan pemakai tameng dan
Murabithin karena mereka tinggal di tempat-tempat terpencil (rubat)
untuk beribadah. Yusuf Tasyfin adalah pimpinan mereka yang paling
terkenal. Dia berhasil membangun kota Marakech dan menjadikannya
sebagai ibu kota, berhasil mengalahkan tentara Eropah serta
mengakhiri kekuasaan Raja-raja Thawaif. Beliau mewariskan
kepemimpinan negara yang luas dan kuat ini kepada puteranya Ali akan
tetapi akhirnya dapat dikalahkan juga oleh tentara Muwahhidin.

Dinasti Muwahhidin (515-667 H/1121-1269 M)

Sebuah Daulat Syiah di Maroko yang dibangun pertama kali oleh Mahdi
bin Tumart setelah runtuhnya Daulat Murabithin. Daulat ini berkuasa
di Maroko dan melakukan ekspansi kekuasaan sampai ke Andalusia.
Negara ini menemui kehancurannya setelah Perang Iqab tahun 609
H/1212 M.

Dinasti Rustumiah (161-288 H)

Merupakan Daulat Khawarij Ibadhiah yang dibangun oleh Abdur Rahman
bin Rustum di Afrika Utara dengan menjadikan kota Tahurt yang
terletak di Aljazair sebagai pusat pemerintahan.

Dinasti Sa`diah (947-1071 H/1540-1660 M)

Khalifah-khalifah Daulat ini berasal dari keturunan bangsa Sus yang
berkuasa di Maroko setelah berhasil menumbangkan kekuasaan raja-raja
Wathasiah. Pada awalnya, pusat pemerintahan berada di Kota Fez
tetapi kemudian pindah ke kota Marakesh. Daulat ini didirikan oleh
Muhammad Syekh Mahdi. Beberapa buah istana yang terdapat di Kota
Marakesh merupakan bagian penting dari peninggalan Daulat Sa`diah
ini.

2 responses to “Pemerintahan Islam (1)

  1. memang…se bobrok2nya Islam sekarang masih menyimpan sisa2 kejayaanya..
    tapi bisakah kejayaan itu kan datang kembali..
    YAKIN pasti bisa ..
    krn ISLAM masih punya pOndasi..
    rumah runtuh pun ..pondasi tidak akan runtuh..jadi ..pasti BIsa!!
    CHAYO ISLAM!! tunjukkan merah mu…
    jayalah layaknya tauladan (MUhamad) kita berjaya..
    ………………..
    kalo bisa artikel bisa spesifikasikan lagi…
    spt apa kah daulah2…murobithin ..dll..
    syukron ..jadi rujukan lie ngajar tarikh islam..(hehe)

  2. karena ini sifatnya ensiklopedi, jadi memang disampaikan dengan ringkas…
    tapi sekarangkan buku-buku sejarah islam sudah banyak tersedia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s