Hati-hati dalam menulis

Manusia yang terbaik adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya, begitu kata Rasulullah.

Karena itulah, lewat blog ini kita harus berusaha sebisa mungkin memberikan manfaat. Kalaupun tidak membawa manfaat setidaknya kita berusaha agar jangan sampai blog ini menjerumuskan pada keburukan. Walaupun tidak seberapa, mungkin saja ada hikmahnya.

Tapi sepertinya kita juga harus berhati-hati dalam menulis. Bukan saja hati-hati karena takut menjerumuskan orang lain, tapi juga hati-hati agar tulisan-tulisan kita walaupun itu isinya mengajak pada kebaikan dan menjauhi keburukan, bisa saja menjerumuskan diri kita pada kemurkaan Allah. Karena Allah SWT. telah berfirman

“Hai orang-orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamuperbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apayang tiada kamu kerjakan.” (QS. Ash Shaff: 2-3)

Dan juga sabda Rasulullah

“Setelah hari kiamat, ada seseorang yang didatangkan dan dilemparkan ke dalam neraka, kemudian dikeluarkan ususnya, lalu berputar-putar di dalam bagaikan berputarnya keledai yang sedang menggiling. Melihat yang demikian, berkerumunlah ahli neraka seraya berkata: ‘Hai Fulan, mengapa kamu seperti itu? bukankah engkau yang menyuruh kami untuk berbuat baik dan melarang dari perbuatan munkar?’ Ia menjawab: ‘Benar, akulah yang menganjurkan kebaikan, tetapi aku tidak mengerjakannya dan aku melarang dari perbuatan munkar, tetapi aku melakukannya.’ (HR. Bukhari Muslim)

Ya mungkin memang harus lebih berhati-hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s